Sabtu, 02 April 2016


“Kau…”

Disclamaire: Masashi Kishimoto
Rate:(enggak tau juga ya, mungkin T)
Pairing: All (Maybe). Pokoke tokoh utamanya U. Karin and H. Suigetsu.
Karna minggu lalu ngak publish maka hari ini publish 2 kali.

Srek…srek…seorang gadis berambut merah ala klan Uzumaki mengorek-orek isi tasnya. “Duh…perasaan ditaro di sini deh…!” Karin masih menatap isi tasnya. “Sedang mencari ini tuan putri?” Seorang lelaki berambut putih bercampur biru memegang kertas. Karin tertegun sejenak. “Kyaa…kembalikan kartu itu!” Karin mencoba menarik kartu bergambar ehm…salah…berlambang Uchiha. “Ayo…baca isinya! Sasuke…maukah kau menjadi bagian dari hidupku? Oh…aku tahu ini sangat berat bagiku. Tapi aku tak bisa memendamnya lagi. I love you, Uchiha Sasuke. Selamat ulang tahun!” Suigetsu benar-benar membacanya dengan keras. Blaam…muka Karin memerah. Sasuke yang sedang makan ramen bersama Naruto di mejanya sendiri, menoleh sebentar. “Ya, terima kasih, Uzumaki-chan.” Sasuke membalas kartu yang dibaca Suigetsu. Dan seperti biasanya, mukanya selalu datar (bukan mukanya rata kayak setan lho!). “Sini balikin Suigetsu! Gara-gara kamu aku jadi gagal ngasih ini kartu ke Sasuke-kun!” Karin benar-benar marah. “Gak mau! Bweek…” Kini tingkah laku mereka lebih mirip anak kecil dibanding anak SMA. Graak…bugh…Suigetsu tersandung meja dan kartu itu robek. Karin berteriak frustasi. “Kau…!” Karin mengepalkan tangannya. Buagh…byuur…karena Suigetsu itu siluman air, bisa dipastikan dia baik-baik saja. Air berwarna bening menyusuri wajah sang gadis. Dia berlari pergi ke atap sekolah. “Juugo! Cegat Karin!” Suigetsu yang sedang memulihkan bentuk tubuhnya –yang tadinya cair jadi padat- menyuruh Juugo. Dengan tenaga tersisa, Juugo lari dengan sekuat tenaga tapi oh…dia terjatuh lagi…eh salah ding…Juugo langsung lari mengejar Karin.   
 Karin berdiri di balkon atap. Dia berniat menjatuhkan diri dari sana. “Karin!!!” Juugo berteriak. Karin menoleh sedikit. Dia mulai menjatuhkan dirinya. Grep…seseorang memeluk Karin. “AH! LEPASKAN, SUIGETSU!!!” Teriak Karin. “Ini bukan Suigetsu, ini aku Karin.”  Dheg…badannya bergetar. Suara itu, Uchiha Sasuke. “Sa…su…keh? Kau…kenapa mengejarku? Kau…bukannya kau pacar Sakura-chan?” Tanya Karin getir. “Aku tak mau menjadi sumber orang bunuh diri. Aku benci menjadi pembunuh.” Jawab Sasuke dingin.
  Karin terdiam. “Karin!!!” Pekik Suigetsu. “Aku cuma bercanda. Kenapa kau menganggap itu serius HAH?!?!” Suigetsu marah. Tidak jelas apa alasannya. “Ukh…Sasuke-san, maafkan aku!” Ucap Suigetsu sambil menundukkan badannya. Suigetsu adalah bodyguard Sasuke yang dibayar oleh Itachi. Meski bodyguard, Sasuke tak suka dengan sikapnya yang selalu menghormatinya. “Berhentilah memanggilku seperti itu!” Ujar Sasuke.
  Tanpa peduli apa-apa, Suigetsu langsung menarik tangan Karin. Dia memarahi Karin habis-habisan. “Kau ini! Aku cuma bercanda. Begitu cintanya pada Sasuke sampai kau hampir bunuh diri, itu tidak masuk akal. Kenapa sih, di otak udangmu itu cuma ada Sasuke, Sasuke, Sasuke!”
 Juugo dan Sasuke berbalik menuju kelas. “Kenapa memangnya?” Tanya Karin polos. “Kenapa? Kau Tanya kenapa? Karena aku mencin….” Suigetsu menutup mulutnya. “Ayo lanjutkan. Karena apa?” Tanya Karin lagi. “Sudahlah…ayo masuk kelas.” Suigetsu menarik tangan Karin. Karin tak melihat betapa merahnya muka Suigetsu.
   Malamnya, Ting…tong…Hp Karin berdering tanda ada SMS masuk. “Hah…siapa sih yang SMS jam segini?” Gumamnya kesal. Karin mengambil Hp-nya.
 “Temui aku jam 07.30 di Konoha Coffe!”
Begitu isinya. Sangat singkat. Karin mengeluh kemudian berganti baju.
  Di Konoha Coffe….
 “Dimana sih?” Karin meneliti satu persatu meja. Grep…sekarang yang dilihat Karin adalah hitam. “Lepaskan aku!” Karin berusaha memberontak. “Ikuti aku!” perintah sebuah suara. Entah naluri darimana ia mengikuti sumber suara itu.
 “Duduk,” Perintah suara itu lagi. Karin pun duduk. Sret…kain di matanya dilepaskan. Dia mengerjap-ngerjapkan matanya. Pemandangan pertama adalah…Suigetsu. Dia sangat berbeda. Bajunya rapi tidak seperti di sekolah yang berantakan tidak jelas. “Karin…kau tahu kenapa aku memarahimu dan selalu melindungimu padahal aku adalah bodyguard Sasuke dan bukan bodyguardmu? Ini jawaban dari pertanyaanmu tadi. Aku mencintaimu. Kau…maukah kau menjadi kekasihku?” Tanya Suigetsu dengan penuh harap. “Kau…Iya! Aku mau!” Karin tersenyum. Akhirnya ia menemukan alasan untuk semua perbuatan Suigetsu. Dia tidak mau Karin jatuh ke tangan Sasuke. Mereka berdua berpelukan.

Giman ff-ku? Aneh? Jelek? Berantakan? Fuh…tulis aja di Comment. Minta kritiknya yak! Tapi kalo kejelekan juga enggak pa pa. dan tolong di share biar bayak yang baca dan nambah semangat kita yaaa.., tapi kalo mau. Dan Terima Kasih telah membaca Fic. Yang ancur ini! Percayalah…Kalian telah mengahabiskan waktu untuk membaca fic. Ancur. Sekali lagi, TERIMA KASIH!!!! =_=
NB: Gomen telat publish. dan kesalahan flasdisk.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar