“Kau…”
Disclamaire: Masashi
Kishimoto
Rate:(enggak tau juga
ya, mungkin T)
Pairing: All (Maybe).
Pokoke tokoh utamanya U. Karin and H. Suigetsu.
Karna minggu lalu ngak publish maka hari ini publish 2 kali.
Srek…srek…seorang
gadis berambut merah ala klan Uzumaki mengorek-orek isi tasnya. “Duh…perasaan
ditaro di sini deh…!” Karin masih menatap isi tasnya. “Sedang mencari ini tuan
putri?” Seorang lelaki berambut putih bercampur biru memegang kertas. Karin
tertegun sejenak. “Kyaa…kembalikan kartu itu!” Karin mencoba menarik kartu
bergambar ehm…salah…berlambang Uchiha. “Ayo…baca isinya! Sasuke…maukah kau
menjadi bagian dari hidupku? Oh…aku tahu ini sangat berat bagiku. Tapi aku tak
bisa memendamnya lagi. I love you, Uchiha Sasuke. Selamat ulang tahun!”
Suigetsu benar-benar membacanya dengan keras. Blaam…muka Karin memerah. Sasuke
yang sedang makan ramen bersama Naruto di mejanya sendiri, menoleh sebentar.
“Ya, terima kasih, Uzumaki-chan.” Sasuke membalas kartu yang dibaca Suigetsu.
Dan seperti biasanya, mukanya selalu datar (bukan mukanya rata kayak setan
lho!). “Sini balikin Suigetsu! Gara-gara kamu aku jadi gagal ngasih ini kartu
ke Sasuke-kun!” Karin benar-benar marah. “Gak mau! Bweek…” Kini tingkah laku
mereka lebih mirip anak kecil dibanding anak SMA. Graak…bugh…Suigetsu
tersandung meja dan kartu itu robek. Karin berteriak frustasi. “Kau…!” Karin
mengepalkan tangannya. Buagh…byuur…karena Suigetsu itu siluman air, bisa
dipastikan dia baik-baik saja. Air berwarna bening menyusuri wajah sang gadis.
Dia berlari pergi ke atap sekolah. “Juugo! Cegat Karin!” Suigetsu yang sedang
memulihkan bentuk tubuhnya –yang tadinya cair jadi padat- menyuruh Juugo.
Dengan tenaga tersisa, Juugo lari dengan sekuat tenaga tapi oh…dia terjatuh lagi…eh
salah ding…Juugo langsung lari mengejar Karin.
Karin berdiri di balkon atap. Dia berniat
menjatuhkan diri dari sana. “Karin!!!” Juugo berteriak. Karin menoleh sedikit.
Dia mulai menjatuhkan dirinya. Grep…seseorang memeluk Karin. “AH! LEPASKAN, SUIGETSU!!!”
Teriak Karin. “Ini bukan Suigetsu, ini aku Karin.” Dheg…badannya bergetar. Suara itu, Uchiha
Sasuke. “Sa…su…keh? Kau…kenapa mengejarku? Kau…bukannya kau pacar Sakura-chan?”
Tanya Karin getir. “Aku tak mau menjadi sumber orang bunuh diri. Aku benci
menjadi pembunuh.” Jawab Sasuke dingin.
Karin terdiam. “Karin!!!” Pekik Suigetsu.
“Aku cuma bercanda. Kenapa kau menganggap itu serius HAH?!?!” Suigetsu marah.
Tidak jelas apa alasannya. “Ukh…Sasuke-san, maafkan aku!” Ucap Suigetsu sambil
menundukkan badannya. Suigetsu adalah bodyguard Sasuke yang dibayar oleh
Itachi. Meski bodyguard, Sasuke tak suka dengan sikapnya yang selalu
menghormatinya. “Berhentilah memanggilku seperti itu!” Ujar Sasuke.
Tanpa peduli apa-apa, Suigetsu langsung
menarik tangan Karin. Dia memarahi Karin habis-habisan. “Kau ini! Aku cuma
bercanda. Begitu cintanya pada Sasuke sampai kau hampir bunuh diri, itu tidak
masuk akal. Kenapa sih, di otak udangmu itu cuma ada Sasuke, Sasuke, Sasuke!”
Juugo dan Sasuke berbalik menuju kelas.
“Kenapa memangnya?” Tanya Karin polos. “Kenapa? Kau Tanya kenapa? Karena aku
mencin….” Suigetsu menutup mulutnya. “Ayo lanjutkan. Karena apa?” Tanya Karin
lagi. “Sudahlah…ayo masuk kelas.” Suigetsu menarik tangan Karin. Karin tak
melihat betapa merahnya muka Suigetsu.
Malamnya, Ting…tong…Hp Karin berdering tanda
ada SMS masuk. “Hah…siapa sih yang SMS jam segini?” Gumamnya kesal. Karin
mengambil Hp-nya.
“Temui aku jam 07.30 di Konoha Coffe!”
Begitu
isinya. Sangat singkat. Karin mengeluh kemudian berganti baju.
Di Konoha Coffe….
“Dimana sih?” Karin meneliti satu persatu
meja. Grep…sekarang yang dilihat Karin adalah hitam. “Lepaskan aku!” Karin
berusaha memberontak. “Ikuti aku!” perintah sebuah suara. Entah naluri darimana
ia mengikuti sumber suara itu.
“Duduk,” Perintah suara itu lagi. Karin pun
duduk. Sret…kain di matanya dilepaskan. Dia mengerjap-ngerjapkan matanya.
Pemandangan pertama adalah…Suigetsu. Dia sangat berbeda. Bajunya rapi tidak
seperti di sekolah yang berantakan tidak jelas. “Karin…kau tahu kenapa aku
memarahimu dan selalu melindungimu padahal aku adalah bodyguard Sasuke dan
bukan bodyguardmu? Ini jawaban dari pertanyaanmu tadi. Aku mencintaimu.
Kau…maukah kau menjadi kekasihku?” Tanya Suigetsu dengan penuh harap. “Kau…Iya!
Aku mau!” Karin tersenyum. Akhirnya ia menemukan alasan untuk semua perbuatan
Suigetsu. Dia tidak mau Karin jatuh ke tangan Sasuke. Mereka berdua berpelukan.
Giman
ff-ku? Aneh? Jelek? Berantakan? Fuh…tulis aja di Comment. Minta kritiknya yak!
Tapi kalo kejelekan juga enggak pa pa. dan tolong di share biar bayak yang baca
dan nambah semangat kita yaaa.., tapi kalo mau. Dan Terima Kasih telah membaca
Fic. Yang ancur ini! Percayalah…Kalian telah mengahabiskan waktu untuk membaca
fic. Ancur. Sekali lagi, TERIMA KASIH!!!! =_=
NB:
Gomen telat publish. dan kesalahan flasdisk.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar