Minggu, 24 April 2016

Mangekyou Sharingan Kakashi


Misteri Mangekyou Sharingan Kakashi


Hasil gambar untuk Mangekyou Sharingan Kakashi
  

Ohayou readers-readers!!! Hari ini, Ne-chan akan membahas soal Mangekyou Sharingan Kakashi dan Obito. Gomen, Ne-chan gak bisa publish FF. FF nya belom jadi soalnya kepanjangan (Readers: Trus? Emang gue pikirin?) Hiks…hiks…(Alay mode: On) =_=
Karena Ne-chan ke-alay-an, mari kita bahas!!
Perhatian: Ini sesuai pemikiran Ne-chan yang masih SD loh. Senpai-senpai yang suka Naruto boleh komen kalo ada yang salah.

1.    Awal Kakashi mendapatkan Sharingan.

Inget gak yang adegan Obito ngasih Sharingan (Lupa berapa Tomoe. Tapi kayaknya 3)? Nah semua berawal dari situ. Ne-chan pernah baca Blog orang (Tp lupa namanya blognya apa). Kayaknya sih blog senpai yang lebih tua daripada Ne-chan. Disitu tertulis, Mungkin Kakashi dikira membunuh Obito sehingga mendapatkan Mangekyou Sharingan (Kira-kira, begitu isinya. Ne-chan lupa). Tapi menurut Ne-chan, itu salah. Pembahasannya ada di step berikutnya.

2.  Kakashi mendapatkan Mangekyou Sharingan

Inget enggak, episode Kakashi salah sasaran? Saat itu, Rin berniat bunuh diri. Kakashi pun menyiapkan Chidori untuk membunuh sang musuh. Lalu saat Kakashi berlari untuk membunuh musuhnya, Rin melompat dan berlari ke arah Kakashi. Rin terbunuh oleh chidori Kakashi. Dan inget enggak, sehabis itu Kakashi pingsan? Kakashi pingsan karena mendapat Mangekyou Sharingan. Sedangkan Obito enggak (Sama2 dapet Mangekyou karena Sharingannya salang berhubungan satu sama lain). Kakashi bukan klan Uchiha. Dia tidak memiliki banyak chakra sehingga kehabisan Chakra ketika mendapatkan mangekyou Sharingan. Atau kalo bukan karena chakra, berarti karena dia bukan Uchiha. Uchiha yang baru mendapatkan Mangekyou sharingan, langsung bisa mengontrol seperti Obito. (Kali sih…)

  Nah, begitulah pembahasan soal Mangekyou sharingan MENURUT Ne-chan. Tolong! Please! Komentar untuk kesalahan atau saran. Terima kasih sudah membaca!!! :P  

Sabtu, 16 April 2016

yak kembalilagi dengan sahaya!!
         
karna lagi gak punya ide dan lagi males jadiii.. aku publisnya tentang game game aja biar gampang yak!!

game game ini adalah game rpg yang horror dan bermemori kecil!!! :D walau kecil tapi bisa bikin merinding disko! jep ajep ajep ajep ajep!!
yok muleeeiii!!!
warning:mainlah bersama teman anda agar tidak terlalu jep ajep ajep
(1 dulu ya!!!!)

1> misao
yap! ini game yang menurut aku paling jep ajep ajep,game yang chibi chibi ini menyimpan banyak jumpscare yang bikin merinding ini. game ini menceritakan tentang anak bernama misao yang dibully (oleh tema ato gurunya)hingga mate.. deaaadd..eeeee..  
                   


Sabtu, 02 April 2016


Lepaskan Saja Dia, Hinata!

Disclamaire: Masashi Kishimoto
Author: Ne-chan
Rate: T ato  apalah.
karna gak publis minggu lalu maka hari ini pubkishnya 2 kali.
Summary:  Naruto mengagumi Hinata secara diam-diam. Hinata juga sebaliknya. Semua berubah ketika seorang karyawan baru berumur 24 tahun bekerja di Konoha Academy. Pelan-pelan, Hinata mengagumi guru bernama Uchiha Madara tersebut. Dia menulis perasaannya pada diary secara diam-diam. Dia tak ingin siapapun tahu tentang perasaannya. Terutama Naruto. Naruto pernah menyampaikan perasaannya cintanya pada Hinata. Hinata juga membalas cintanya. Tetapi dia menolak untuk pacaran dengan Naruto karena alasan takut di marahi Hiashi. Tanpa sengaja Naruto membuka diary Hinata. Ditambah pada saat istirahat, Naruto melihat Madara menyatakan cintanya pada Hinata. Hinata juga menyetujui mereka akan menjadi sepasang kekasih. Akankah cinta Hinata kembali pada Naruto?
Pairing: U. Madara, U. Naruto, H. Hinata, DE EL EL


Lepaskan Saja Dia, Hinata!
Chap. 1

Di lorong Academy, nampak 2 orang lelaki sedang berjalan menyusuri lorong. Seorang berambut hitam jabrik seperti pantat ayam. Seorang berambut pirang dengan model durian. “BOSEN!” Teriak si rambut durian. “Berisik!” Balas si pantat ayam. Si rambut durian menggeleng. “Oh…begitukah?. Kau tahu tidak ada guru muda di kelas emm…kelas apa ya? Ah! Kelas 3-3. Kudengar dia, menggantikan Kurenai-sensei.” si rambut durian alias Naruto menginformasi. “Enggak tahu! Sebenernya kita mau ngapain sih jalan-jalan di lorong sepi kayak gini? Udah ah…aku ada kelas!” Jawab si pantat ayam alias Sasuke. Sasuke pun memutar balik. “Cih…dasar Teme.” Rutuk Naruto. Dia kembali ke ruang guru dan menemukan hanya ada seorang saja disana, Hyuuga Hinata. Naruto meneguk ludah. “Hinata-san? Bukankah kau ada kelas sekarang?” Tanya Naruto. “I…iya, aku tahu. T…tapi…aku lupa membawa sesuatu!” Jawab Hinata gugup. “Permisi! Aku harus ke kelasku sekarang!” Hinata pun berlari. Bruk…sebuah buku terjatuh. Tetapi Hinata telah pergi. “Hinata! Tunggu! Bukumu!” Seru Naruto panik. Tetapi percuma saja, Hinata telah meninggalkan ruang guru. “Hh…ya sudah! Nanti saja kukembalikan.” Gumamnya sambil membolak-balikkan buku milik Hinata yang di depannya berlambang klan Hyuuga dan dibelakangnya simbol Konohagakure. Naruto pun duduk di kursinya. “Buku apa sih ini?” Batinnya. Karena rasa penasaran yang sangat dalam, ia membacanya. Dan ternyata itu adalah buku diary.
 Halaman pertama…
  Dear Diary…
Ayah membelikanku sebuah Diary bagus. Aku akan menuliskan rahasia yang tidak boleh diketahui orang lain. Rahasia pertama dalam buku ini.
  Aku mencintainya. Aku meyayanginya. Aku menyukainya. Aku mencintai, menyayangi, menyukai, Uzumaki Naruto. Tapi cintaku harus tertampar ketika melihatnya berjalan dengan seorang wanita berambut pink tua. Oh…aku pikir itu adalah pacarnya. Ternyata ibunya, Uzumaki Kushina.
  Senyum Naruto mengembang ketika ia melihat cintanya terbalas.
 Halaman kedua…
  Dear Diary…
 Cintaku benar-benar menamparku. Benar-benar. Kali ini lebih sakit. Sesakit ketika dirimu melihat 2 orang dan salah satunya kau cintai. Uzumaki Naruto berdua dengan wanita berambut pink. Bukan, kali ini bukan Kushina-sama, melainkan Haruno Sakura, sahabatku sendiri. Tolonglah aku, Kami-sama! Aku mencintainya lebih daripada aku mencintai diriku. Aku rela mati demi dia! Tolonglah buat ia berpaling dari Sakura!
 Senyumnya mulai menipis dikala ia mengingat hal itu. Haruno Sakura menolaknya dan lebih memilih pergi bersama Uchiha Sasuke, sahabatnya. Dia membalikkan halaman itu sampai mendapat sesuatu yang menarik. Sret…halaman tengah terbuka. Entah dari mana, nalurinya ingin membacanya.
  Dear Diary…
Seorang guru baru masuk ke Konoha Academy. Dia bernama Uchiha Madara. Semuanya terkagum-kagum melihat pesonanya. Bahkan kulihat Sasuke-kun hampir bertarung dengan Madara. Itu terjadi karena Sakura mengaguminya. Mereka sama-sama Uchiha dan punya Sharingan. Bahkan bukan Sharingan biasa. Bentuknya sangat cantik dan berbeda tiap anggota Uchiha. Kalau tidak salah namanya Mangekyou Sharingan. Hanya karena Sakura berpaling ke arah Madara mereka bertengkar. Aku juga mencintainya.
Dar…Hatinya bagai disambar petir. “Apa maksudnya ini?” Ucap Naruto dengan rasa getir.
    Kriing….bel sekolah berbunyi. Semua anak memenuhi kantin dan lorong. Tak terkecuali Naruto, guru olahraga itu, juga keluar untuk beristirahat di taman sembari melupakan Hinata. Sesosok bayangan yang ia kenali, melintas di depannya. Sret…Naruto menarik tangannya. “Hi…Hinata-san? Ini bukumu. Tadi terjatuh!” Ucap Naruto dengan rasa gugup. “Eh? Ma…maaf…Uzumaki-san. Aku merepotkanmu!” Hinata menundukkan kepalanya berkali-kali. “Tidak apa-apa. Hinata-san, se…sebenarnya…a…aku menyukaimu. Maukah kau…” Ucapan Naruto terputus sejenak. Ia menarik napas panjang. “…menjadi pacarku?” Lanjutnya. Muka Hinata merah padam. Seperti orang yang ketahuan melakukan sebuah pelanggaran. “E…eh…aku…aku juga mencintaimu. Tapi aku takut ayah marah. Maaf Uzumaki-san,” ucapnya sambil pergi. Naruto tertunduk lesu. Ia berusaha tidak memikirkan Hinata. “Hh…terserah. Aku harus bersiap-siap. Kelas olahraga sebentar lagi.” Pikirnya.  
   “Yak! Ayo! Kelas 2-1 pemanasan dulu!” Teriak Naruto lantang. Semua melakukan gerakan pemanasan seperti yang dicontohkan Naruto. “Sekarang lari 3 keliling lapangan!” Perintahnya. Semua mengikuti perintahnya. Pada putaran kedua, seorang anak perempuan terjatuh. “Kau tidak apa-apa? Siapa namamu?” Naruto menghampiri anak itu. “Hosh…hosh…Mi…Midori, sensei,” Jawabnya. “Midori? Kalau tidak salah, kau punya penyakit asma ‘kan? Ayo, istirahat dulu!” Ajak Naruto. Naruto tidak menyadari ada sesosok mata dengan iris lavender sedang menatapnya. Dia sedang duduk di bawah pohon tak jauh dari lapangan.
 Hinata POV
 Dulu aku seperti anak itu, Midori. Ya, aku memang lemah dalam olahraga. Tapi aku pintar di segala bidang selain olahraga. Kuharap, aku yang menjadi anak itu. Aku ingin sekali memeluknya. Memeluk Naruto. Naruto. 3 suku kata yang sering kupikirkan dimanapun aku berada. Bahkan ketika mengagumi Madara, aku masih memikirkan nama itu. Tampan sekali. Meski aku mengakui Madara lebih tampan darinya. Sekalipun Itachi-san atau Sasuke-kun. Madara melebihi mereka. Tapi aku terlanjur menyukai Naruto. Kini aku berada dalam 2 pilihan. Madara atau Naruto.
 Bruk…seseorang duduk di sebelahku. Aku masih menatap Naruto. Seharusnya kuterima cintanya tadi. Kurasa dia sangat terpuruk. “Hei…mau roti, Hinata?” Tanya sebuah suara. Aku menoleh. “Ma...Madara-san?! Sejak kapan kau disana?” aku dibuatnya terkejut. Aku tak bisa menahan mukaku yang sudah seperti kepiting rebus. “Kenapa mukamu merah begitu? Apa kau sakit?” Tanyanya. Aku menggeleng. Dia mendekapku ke dalam pelukannya. Hangat. “Kau ini guru yang rajin dan pintar. Jadi aku akan melindungimu. Dari orang-orang yang berniat mengganggumu.” Ujarnya lembut. Ya ampun! Rasanya aku meledak menjadi molekul-molekul kecil tak terlihat. “Nah, ayo makan! Sedari tadi aku tak melihatmu menyantap sesuatu.” Aku menggeleng. Dia menyuapiku. Memaksa agar makanan bernama roti itu mengisi lambungku yang kosong.
End Hinata POV
 Naruto POV
  Pelajaran olahraga sudah berakhir. Kulangkahkan kakiku untuk beristirahat di bawah pohon. Tapi…ya ampun! Oh my God! Madara dan Hinata sedang bermesraan. Madara menyuapi Hinata. Aku juga bisa kalau hanya seperti itu. Kenapa harus Madara, Hinata?! Hatiku menjerit kencang. Tak terima apa yang di hadapanku ini. Aku bersembunyi di balik pohon. Mereka tak melihatku.
  “Maukah kau…Hinata…menjadi…kekasihku?”
Kulihat Hinata mengangguk senang. “Iya, aku mau!” sekali lagi, kenapa harus Madara, Hinata?! Terasa ada badai disini, di hatiku. Kenapa ketika aku bertanya dia tak mau? Kenapa ketika Madara bertanya dia mau? Tak kuat dengan momen –yang menurut mereka membahagiakan tetapi momen pilu menurutku- ini, aku segera pergi meninggalkan mereka yang sedang bermesraan.
 End Naruto POV
To be Continued…
 Minna! Author bikinnya acak-acakan dan sebenernya males. Author pengen nyiptain MadaHina. Tapi males juga kalo MadaHina berlanjut terus. Alesannya, kasian Hinata punya pacar Madara yang sebenernya jahat and yaah…nyusahin hidup Hashirama bahkan seluruh shinobi. Gara-gara Madara Kaguya jadi keluar. Lagian enggak baik dendam-dendaman. Dan satu lagi, Because I like Hyuuga Hinata!!! Yatta!! *lompat2 gaje*. Makanya Author bikin cinta segitiga MadaHinaNaru. Dan Konoha Academy itu setingkat SD (aku yang ngarang koq…=_=) . Dan maaf untuk Neji bikin Pizza part 3-nya di pending dulu. Males bikinnya. Author enggak yakin fanfic Chap. selanjutnya bakal selesei dalam jangka pendek. Pokoknya tunggu ajah Chap.2 nya yah? Dan tolong share sumbernya donk! kalo mau NB: Tolong komennya! Kalo jelek nanti Author jadiin kritikan.
NB (Satu lagi): GOMEN! Ne-chan telat publish! Kesalahan flashdisk.
                                 Makasyiiihh…

“Kau…”

Disclamaire: Masashi Kishimoto
Rate:(enggak tau juga ya, mungkin T)
Pairing: All (Maybe). Pokoke tokoh utamanya U. Karin and H. Suigetsu.
Karna minggu lalu ngak publish maka hari ini publish 2 kali.

Srek…srek…seorang gadis berambut merah ala klan Uzumaki mengorek-orek isi tasnya. “Duh…perasaan ditaro di sini deh…!” Karin masih menatap isi tasnya. “Sedang mencari ini tuan putri?” Seorang lelaki berambut putih bercampur biru memegang kertas. Karin tertegun sejenak. “Kyaa…kembalikan kartu itu!” Karin mencoba menarik kartu bergambar ehm…salah…berlambang Uchiha. “Ayo…baca isinya! Sasuke…maukah kau menjadi bagian dari hidupku? Oh…aku tahu ini sangat berat bagiku. Tapi aku tak bisa memendamnya lagi. I love you, Uchiha Sasuke. Selamat ulang tahun!” Suigetsu benar-benar membacanya dengan keras. Blaam…muka Karin memerah. Sasuke yang sedang makan ramen bersama Naruto di mejanya sendiri, menoleh sebentar. “Ya, terima kasih, Uzumaki-chan.” Sasuke membalas kartu yang dibaca Suigetsu. Dan seperti biasanya, mukanya selalu datar (bukan mukanya rata kayak setan lho!). “Sini balikin Suigetsu! Gara-gara kamu aku jadi gagal ngasih ini kartu ke Sasuke-kun!” Karin benar-benar marah. “Gak mau! Bweek…” Kini tingkah laku mereka lebih mirip anak kecil dibanding anak SMA. Graak…bugh…Suigetsu tersandung meja dan kartu itu robek. Karin berteriak frustasi. “Kau…!” Karin mengepalkan tangannya. Buagh…byuur…karena Suigetsu itu siluman air, bisa dipastikan dia baik-baik saja. Air berwarna bening menyusuri wajah sang gadis. Dia berlari pergi ke atap sekolah. “Juugo! Cegat Karin!” Suigetsu yang sedang memulihkan bentuk tubuhnya –yang tadinya cair jadi padat- menyuruh Juugo. Dengan tenaga tersisa, Juugo lari dengan sekuat tenaga tapi oh…dia terjatuh lagi…eh salah ding…Juugo langsung lari mengejar Karin.   
 Karin berdiri di balkon atap. Dia berniat menjatuhkan diri dari sana. “Karin!!!” Juugo berteriak. Karin menoleh sedikit. Dia mulai menjatuhkan dirinya. Grep…seseorang memeluk Karin. “AH! LEPASKAN, SUIGETSU!!!” Teriak Karin. “Ini bukan Suigetsu, ini aku Karin.”  Dheg…badannya bergetar. Suara itu, Uchiha Sasuke. “Sa…su…keh? Kau…kenapa mengejarku? Kau…bukannya kau pacar Sakura-chan?” Tanya Karin getir. “Aku tak mau menjadi sumber orang bunuh diri. Aku benci menjadi pembunuh.” Jawab Sasuke dingin.
  Karin terdiam. “Karin!!!” Pekik Suigetsu. “Aku cuma bercanda. Kenapa kau menganggap itu serius HAH?!?!” Suigetsu marah. Tidak jelas apa alasannya. “Ukh…Sasuke-san, maafkan aku!” Ucap Suigetsu sambil menundukkan badannya. Suigetsu adalah bodyguard Sasuke yang dibayar oleh Itachi. Meski bodyguard, Sasuke tak suka dengan sikapnya yang selalu menghormatinya. “Berhentilah memanggilku seperti itu!” Ujar Sasuke.
  Tanpa peduli apa-apa, Suigetsu langsung menarik tangan Karin. Dia memarahi Karin habis-habisan. “Kau ini! Aku cuma bercanda. Begitu cintanya pada Sasuke sampai kau hampir bunuh diri, itu tidak masuk akal. Kenapa sih, di otak udangmu itu cuma ada Sasuke, Sasuke, Sasuke!”
 Juugo dan Sasuke berbalik menuju kelas. “Kenapa memangnya?” Tanya Karin polos. “Kenapa? Kau Tanya kenapa? Karena aku mencin….” Suigetsu menutup mulutnya. “Ayo lanjutkan. Karena apa?” Tanya Karin lagi. “Sudahlah…ayo masuk kelas.” Suigetsu menarik tangan Karin. Karin tak melihat betapa merahnya muka Suigetsu.
   Malamnya, Ting…tong…Hp Karin berdering tanda ada SMS masuk. “Hah…siapa sih yang SMS jam segini?” Gumamnya kesal. Karin mengambil Hp-nya.
 “Temui aku jam 07.30 di Konoha Coffe!”
Begitu isinya. Sangat singkat. Karin mengeluh kemudian berganti baju.
  Di Konoha Coffe….
 “Dimana sih?” Karin meneliti satu persatu meja. Grep…sekarang yang dilihat Karin adalah hitam. “Lepaskan aku!” Karin berusaha memberontak. “Ikuti aku!” perintah sebuah suara. Entah naluri darimana ia mengikuti sumber suara itu.
 “Duduk,” Perintah suara itu lagi. Karin pun duduk. Sret…kain di matanya dilepaskan. Dia mengerjap-ngerjapkan matanya. Pemandangan pertama adalah…Suigetsu. Dia sangat berbeda. Bajunya rapi tidak seperti di sekolah yang berantakan tidak jelas. “Karin…kau tahu kenapa aku memarahimu dan selalu melindungimu padahal aku adalah bodyguard Sasuke dan bukan bodyguardmu? Ini jawaban dari pertanyaanmu tadi. Aku mencintaimu. Kau…maukah kau menjadi kekasihku?” Tanya Suigetsu dengan penuh harap. “Kau…Iya! Aku mau!” Karin tersenyum. Akhirnya ia menemukan alasan untuk semua perbuatan Suigetsu. Dia tidak mau Karin jatuh ke tangan Sasuke. Mereka berdua berpelukan.

Giman ff-ku? Aneh? Jelek? Berantakan? Fuh…tulis aja di Comment. Minta kritiknya yak! Tapi kalo kejelekan juga enggak pa pa. dan tolong di share biar bayak yang baca dan nambah semangat kita yaaa.., tapi kalo mau. Dan Terima Kasih telah membaca Fic. Yang ancur ini! Percayalah…Kalian telah mengahabiskan waktu untuk membaca fic. Ancur. Sekali lagi, TERIMA KASIH!!!! =_=
NB: Gomen telat publish. dan kesalahan flasdisk.

Sabtu, 12 Maret 2016

tips-tips ngadepin setan

                                tips-tips ngadepin setaaan
ohayo, ini dia tips tips yang aku bilang. ayok mulaiii!.

heooo, kalian ada yang takut ama setan, pasti ada kan, pasti, pasti ada ini tips tips nya untuk yang takut ama yang namanya setan dsb

1>anggep tuh setan kagak ada. misalnyaa lagi maen coc, tiba-tiba ada kuntilanak make pake payung di muka elu. yaa biarin aja, lanjut aja main coc, dipikiran kalian itu paling cuman bayangan mantan doang (hiks).

2>beranikan diri untuk ngelawan tu setan.
     just that, nanti juga setannya yang takut ama kita. tapi kalo setanya belom takut-takut juga coba pake cara yang ini

3>ambil sapu ato golok ato sebagainya. abis itu sodok-sodok tu hantu keluar(kalo gak bisa kipas-kipasin aja nanti juga keluar, wussyy...), tapi kalo hantunya gak nembus, itu artinya bukan hantu, tapi orang yang mau ngasih supraise untuk elu, jadi jangan di sodok-sodok, apalagi di pukul-pukul ato mungkin di tendang-tendang nanti orangnya pinksun.

4>tabur garem. abisnya mitosnya hantu tajut ama garem (cuman mitos). tapiii, nanti hantunya jadi asin dong.kalo udah digaremin dijemur biar jadi ikan asin (weh!) 

5>jadikanlah dia teman. jadiin temen aja tuh setan, kayak si juki. mungkin tuh setan bakalan ngajak lo jalan jalan keliling dunia lain dan gak balik-balik :P

6>jangan percaya sama hantu karna mereka mungkin ada dan tidak ada( manakutempe). dan jangan ngerasain.(kayak ngerasain kalo dibelakangnya ada hantu padahal nggak)

7>mata batinyya jangan di buka. kalo takut ama hantu yaa jangan sok-sokan di buka ( sok gaya namanya, liat aja baru tau rasa)

8>inilah yang paling ampuh,yaitu. berdoalah agar terhindar dari segala macam makhluk serem itu.






ngasih tau doang

                                  pengumuman
          sekarang blog cerita narutoku isinya bukan cuman cerita naruto doang, tapiii.. ada tips-tips gaje bin sedeng yang bisa membuat kalian gila dan tambah gila. 

kenapa ditambah tips juga ?. karena si autor yang buat ceritanya lagi sekarat (dugebukin, eeeek..)maksudnya lagi m (bukan m yang itu loh, bukan yak! tapi malezzzzz...). jadi gini, yang buat blog ini teh ada 2 orang, yang satu buat cerita yang satu lagi ngaplodnya. karna yang buat cerita lagi m, maka otomatis blog ini gak aplod-aplod ( sorry ya..). 

sekarang blog ini akan aplud setiap hari sabtu ato minggu.

semoga aja ini blog bisa banyak pembacanya (amiiin..)

dan yang mau tanya tanya silakan nanya , bila beruntung maka akan saya jawab okeh!!:D 

dan mohon komentar, terserah apa aja yang penting komentar  ajah yaa.

                                       thank youuuu....
(sekali lagi I so sorry)